Selasa, 11 Januari 2011

Kemampuan Personal

membahas tentang kemampuan personal sama saja dengan kemampuan kepribadian, disini saya akan menjelaskan tentang kemampuan personal yang memiliki tingkah laku dan tindakan yang mencerminkan kepribadian bangsa memahami dan mengenal nilai nilai keagamaan, kemasyarakatan, dan kenegaraan serta memiliki pandangan yang luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah.

untuk lebih lengkap saya jelaskan dari penjelesan kepribadian, yaitu Setiap individu pasti memiliki kepribadian, dan kepribadian setiap individu itu sendiri berbeda dengan individu yang lain. Cara seseorang berprilaku dan berfikir dicerminkan oleh kepribadian orang tersebut. Kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis dari sistem psiko-fisik indvidu yang menentukan tingkah laku dan pemikiran indvidu secara khas. Terjadinya Interaksi psiko-fisik mengarahkan tingkah laku manusia. Maksud dinamis pada pengertian tersebut adalah perilaku mungkin saja berubah-ubah melalui proses pembelajaran atau melalui pengalaman-pengalaman. Seperti contoh sebelumnya seorang anak masih memiliki kepribadian yang kurang baik akan tetapi karena dia kuliah di UPI (universitas pendidikan indonesia) maka kepribadiannya akan berubah menjadi kepribadian seorang guru. dengan hal ini kepribadian merupakan potensi yang penting dalam tingkah laku seorang individu,
beberapa contoh kemampuan personal yaitu :
1. Mempunyai sifat selalu ingin menang/optimis.
Punya sikap optimis dalam menghadapi suatu masalah dengan menganggap kalau masalah tersebut merupakan tantangan yang harus dihadapi dan mesti diselesaikan, optimis Anda bisa menyelesaikannya. Daripada Anda sibuk mengeluh akan suatu hal yang terjadi di kantor Anda misalnya, lebih baik Anda berpikir dan mencoba langsung mempraktekkan bagaimana cara Anda menyelesaikan masalah tersebut. Pikirkan bahwa masalah yang timbul menjadi kesempatan bagi Anda untuk menunjukkan kapasitas Anda sebagai karyawan yang punya kemampuan lebih dengan memberikan performance yang baik, produktif dan bisa bekerja secara efisien dan efektif.
2. Berkomunikasi secara efektif.
Kemampuan berkomunikasi dengan baik menjadi hal yang esensial dalam berbagai hal, tentunya dalam hal bekerja pun Anda perlu mengasah kemampuan yang satu ini. Berkomunikasi yang baik dalam pekerjaan adalah bagaimana cara Anda menghilangkan gap antara Anda dengan kolega ataupun dengan anak buah, atau hanya sekedar dengan orang-orang bawahan Anda. Bagaimana caranya Anda bisa menjembatani antara Anda dengan mereka. Tak hanya itu, berkomunikasi yang baik adalah bagaimana cara Anda mengeluarkan pendapat ataupun ide Anda dengan baik, sehingga Anda bisa berlaku persuasif dan berhasil mengajak atau membuat orang yang mendengarkan mengerti apa yang Anda maksud dan mau mengikuti Anda. Komunikasi tak hanya secara verbal tetapi juga non verbal, bagaimana body language Anda, ekspresi muka, itu bisa mempunyai arti tersendiri. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah berkomunikasi yang baik adalah komunikasi yang terjadi dua arah, tak hanya Anda saja atau lawan bicara saja, tetapi Anda dan lawan bicara Anda.
3. Punya kepercayaan diri.
Pe-de itu perlu lho! Untuk menunjukkan kemampuan Anda, diperlukan kepercayaan diri yang tinggi, meski demikian kepercayaan tersebut juga harus dibantu dengan kemampuan Anda di bidang yang Anda pilih., Percuma kan kalau Anda sudah pede tetapi ternyata kemampuan Anda di bawah rata-rata. Jangan lupa untuk tetap low profile jika memang Anda berkemampuan di atas rata-rata ataupun mendapat pujian dari atasan Anda atau dari seseorang yang mengagumi kemampuan Anda.
4. Tunjukkan kemampuan kreativitas Anda.
Dalam pekerjaan apapun, kreativitas juga diperlukan. Dalam hal ini berpikir inovatif dan imajinatif. Tak sekedar khayalan tetapi juga bisa dipraktekkan, sehingga bukan sekedar mengeluarkan ide saja. Apalagi jika Anda bisa membuktikan karya Anda tersebut dapat menguntungkan perusahaan, tentunya mempunyai nilai tambah tersendiri bagi penilaian Anda. Jangan pernah merendahkan kemampuan Anda membuat penyelesaian dari suatu masalah. Jika Anda disodorkan masalah atau proyek, tunjukan kalau Anda bisa membuat solusi yang efektif dan sederhana. Jangan takut jika gagal, karena setidaknya Anda telah menunjukkan kalau Anda telah berusaha.
5. Bisa menerima dan belajar dari kritik.
Kadang teori lebih mudah ketimbang mempraktekkannya. Tetapi semua masukan tersebut bagi Anda untuk melakukan perbaiki diri. Terkadang tanpa disadari Anda bersikap defensif yang menyebabkan diri Anda terlihat negatif bagi kolega yang lain. Untuk menghindarinya, Anda bisa menarik napas dan cobalah memberikan jawaban secara diplomatis, jika memang Anda terus ‘diserang’ padahal Anda merasa bahwa Anda benar, Anda bisa memberikan jawaban tanpa nada tinggi. Tak hanya menerima kritikan, tetapi Anda juga harus bisa memberikan kritik bagi orang lain. Sampaikan sesuai dengan karakternya.
6. Bisa memotivasi diri dan lingkungan.
Jangan berharap kalau ada suatu masalah Anda akan selalu disupport dan dimotivasi orang lain, justru kalau bisa jadilah orang bisa selalu termotivasi dan bisa memotivasi orang lain untuk maju terus dan pantang menyerah. Dengan memberikan harapan (jangan harapan kosong) yangtelah diperhitungkan secara matang sebelumnya. Dari sini Anda juga belajar untuk mengasah jiwa kepemimpinan Anda untuk membimbing kolega atau anak buah Anda untuk tetap optimis dalam menghadapi masalah atau kesulitan
7. Bisa menjadi multitask person.
Jangan hanya terfokus pada satu pekerjaan saja, karena saat ini mau tidak mau Anda harus bisa menghadapi dan menyelesaikan beberapa jenis pekerjan yang bisa saja sangat berbeda dalam waktu yang bersamaan. Karena itu, usahakan untuk selalu membuat note-note kecil yang berisi kemajuan-kemajuan atau perubahan yang telah dibuat selama menjalankan pekerjaan tersebut, sehingga Anda tak bingung saat Anda harus switch pekerjaan yang sedang dilakukan. Buatlah laporan mingguan atau bulanan sebagai record untuk diri sendiri dan atasan, sehingga mereka tahu kalau semua pekerjaan yang Anda tangani, dikerjakan dengan baik.
8. Dapat melihat jauh ke depan.
maksudnya adalah berpikirlah lebih panjang. Usahakan untuk selalu berpikir di luar kotak (think outside the box). Jangan terpaku pada apa yang ada di depan Anda, tetapi kembangkan hingga lebih jauh ke depan lagi.

Senin, 10 Januari 2011

Kemampuan Organisasi

Kemampuan Organisasi

disini saya akan menjelaskan tentang Kemampuan Organisasi masyarakat serta tingkah laku sosialnya baik positif maupun negatif.
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih” dari pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa sebuah organisasi haruslah memiliki interaksi antar anggotanya. Dalam beberapa pengertian organisasi disebutkan haruslah memiliki tujuan yang akan dicapai, dalam mencapai tujuan tersebut maka sebuah organisasi akan membentuk karakteristik anggotanya agar sesuai dengan tujuannya tersebut. Organisasi merupakan kumpulan orang-orang yang bekerja secara bersamasama dengan mengunakan sumber daya tertentu untuk berusaha mencapai tujuannya. Dengan kata lain bahwa organisasi itu terdiri dari orang-orang yang bekerja dalam suatu system pencarian tujuan. Agar supaya tujuan organisasinya tercapai maka perlu dilakukan usaha-usaha tertentu untuk mengelola organisasinya. Dalam mengelola organisasi inisudah pasti tidak dapat terlepas dari aspek-aspek managerial yang berkaitan erat dengan aktivitas untuk:

1. Merencanakan apa yang hendak dicapai oleh organisasi beserta sub-sub unitnya selama priode waktu tertentu.
2. Mengkoordinasikan semua rencana berserta aktivitasnya dari seluruh bagian yang ada demi tercapainya keselarasan kerja yang mengarah pada tujuan yang sama.
3. Mengolah informasi yang terdapat dalam setiap unit organisasi maupun diantara unit-unit yang ada serta informasi yang berasal dari lingkungan ekstern guna pengambilan keputusan.
4. Mengevaluasi informasi tersebut untuk dibandingkan terhadap apa yang diinginkan dan mengambil tindakan tertentu untuk mengoreksi atas penyimpangan yang terjadi.
5. Mempengaruhi perilaku orang-orang yang ada dalam organisai tersebut untuk diarahkan pada tujuannya.

Proses tercapainya pengendalian dalam suatu organisasi mencakup suatu analisa tentang pola otonomi yaitu hubungan-hubungan struktural yang ditetapkan oleh pucuk pimpinan yang dicerminkan dalam bagan struktur organisasinya, serta gaya manajemen yang diterapkan oleh pucuk pimpinan di dalam usahanya untuk mempengaruhi prilaku bawahannya.
Tercapainya tujuan organisasi sangat tergantung pada ada atau tidaknya unsur kerja sama diantara sesama anggotanya, baik melalui struktur formalnya maupun struktur informalnya. Yang dimaksud dengan struktur formal disini adalah pola hubungan antara sesama anggota yang terjadi yang diatur melalui struktur organisasinya, sedangkan struktur informal sisini adalah pola hubungan antara sesama anggota yang diatur melalui struktur organisasinya, sedangkan struktur informal disini adalah pola hubungan antara sesama anggota yang terjadinya secara spontan dan tidak diatur melalui struktur organisasinya.

KARAKTERISTIK INDIVIDU DALAM MEMPENGARUHI PERILAKU ORGANISASI
Manusia adalah salah satu dimensi penting dalam organisasi. Kinerja organisasi sangat tergantung pada kinerja individu yang ada di dalamnya. Seluruh pekerjaan dalam organisasi itu, para anggotalah yang menentukan keberhasilannya. Sehingga berbagai upaya meningkatkan produktivitas organisasi harus dimulai dari perbaikan produktivitas anggota. Oleh karena itu, pemahaman tentang perilaku organisasi menjadi sangat penting dalam rangka meningkatkan kinerjanya.
Anggota sebagai individu ketika memasuki organisasi akan membawa kemampuan, kepercayaan pribadi, pengharapan-pengharapan, kebutuhan dan pengalaman masa lalunya sebagai karakteristik individualnya. Oleh karena itu, maaf-maaf kalau kita mengamati anggota baru di kantor. Ada yang terlampau aktif, maupun yang terlampau pasif. Hal ini dapat dimengerti karena anggota baru biasanya masih membawa sifat-sifat karakteristik individualnya.
Selanjutnya karakteristik ini menurut Thoha (1983), akan berinteraksi dengan tatanan organisasi seperti: peraturan dan hirarki, tugas-tugas, wewenang dan tanggung jawab, sistem kompensasi dan sistem pengendalian. Hasil interaksi tersebut akan membentuk perilaku-perilaku tertentu individu dalam organisasi. Oleh karena itu penting bagi manajer untuk mengnalkan aturan-aturan organisasi kepada anggota baru. Misalnya dengan memberikan masa orientasi.
Perilaku Organisasi
Pada tingkat individu, jika anggota merasa bahwa organisasi memenuhi kebutuhan dan karakteristik individualnya, ia akan cenderung berperilaku positif. Tetapi sebaliknya, jika anggota tidak merasa diperlakukan dengan adil, maka mereka cenderung untuk tidak tertarik melakukan hal yang terbaik Untuk itu, ketika seseorang mempunyai ketertarikan yang tinggi dengan pekerjaan, seseorang akan menunjukkan perilaku terbaiknya dalam bekerja . Selanjutnya menurut Cowling dan James, tidak semua individu tertarik dengan pekerjaannya. Akibatnya beberapa target pekerjaan tidak tercapai, tujuan-tujuan organisasi tertunda dan kepuasan dan produktivitas anggota menurun.
Di lain pihak, organisasi berharap dapat memenuhi standar-standar sekarang yang sudah ditetapkan serta dapat meningkat sepanjang waktu. Masalahnya adalah cara menyelaraskan sasaran-sasaran individu dan kelompok dengan sasaran organisasi; dan jika memungkinkan, sasaran organisasi menjadi sasaran individu dan kelompok. Untuk itu diperlukan pemahaman bagaimana orang-orang dalam organisasi itu bekerja serta kondisi-kondisi yang memungkinkan mereka dapat memberikan kontribusinya yang tinggi terhadap organisasi.
Belajar dari Vroom
Menurut Teori Pengharapan, perilaku kerja merupakan fungsi dari tiga karakteristik: (1) persepsi anggota bahwa upayanya mengarah pada suatu kinerja
(2) persepsi anggota bahwa kinerjanya dihargai (misalnya dengan gaji atau pujian)
(3) nilai yang diberikan anggota terhadap imbalan yang diberikan.
Menurut Vroom’s expectancy theory, perilaku yang diharapkan dalam pekerjaan akan meningkat jika seseorang merasakan adanya hubungan yang positif antara usaha-usaha yang dilakukannya dengan kinerja, Perilaku-perilaku tersebut selanjutnya meningkat jika ada hubungan positif antara kinerja yang baik dengan imbalan yang mereka terima, terutama imbalan yang bernilai bagi dirinya. Guna mempertahankan individu senantiasa dalam rangkaian perilaku dan kinerja, organisasi harus melakukan evaluasi yang akurat, memberi imbalan dan umpan balik yang tepat.

PENGARUH KELOMPOK TERHADAP PERILAKU INDIVIDU
Pada dasarnya keanggotaan kelompok dapat mengubah perilaku individu , pengaruh kelompok ini dapat membuat anggotanya melakukan hal – hal dalam organisasi yang tidak akan dilakukannya jika mereka sendiri. Keanggotaan kelompok ini dapat juga mempengaruhi perilaku anggotanya bila tidak ada anggota lain disekitarnya. Pengaruh terhadap perilaku ini besar sekali terutama dalam kelompok yang mempunyai rasa kebersamaan yang tinggi. Arah yang ditempuhnya sebagian besar tergantung dari norma – norma yang ada dalam kelompok tersebut.
Kohesivitas Kelompok
Kohesivitas kelompok mengacu pada sejauh mana anggota kelompok saling tertarik satu sama lain dan merasa menjadi bagian dari kelompok tersebut. Dalam kelompok yang kohesivitasnya tinggi, setiap anggota kelompok itu mempunyai komitmen yang tinggi untuk mempertahankan kelompok tersebut. Kelompok – kelompok yang berbeda dalam hal kohesivitasnya, dan banyak yang tidak pernah mencapai tingkat kelompok yang mempunyai daya tarik tertentu dan komitmen bersama yang merupakan ciri kohesivitas yang kuat. Kohesivitas yang lebih besar terutama berkembang dalam kelompok yang relatif kecil dan mempunyai organisasi yang lebih bersifat kerjasama daripada persaingan . Kesempatan saling berinteraksi antara para anggotanya secara lebih sering membantu berkembangnya kohesivitas kelompok tersebut.
Kohesivitas yang lebih besar terdapat dalam kelompok yang mempunyai lebih banyak kemiripan sikap, pendapat, nilai dan perilaku diantara para anggotanya. Pada tahap awal perkembangan kelompok tingkat kemiringan tadi mengurangi kemungkinan terjadinya pertentangan yang mungkin memecah kelompok tadi menjadi fraksi – fraksi yang lebih kecil atau menghancurkannya sama sekali. Perbedaan persepsi mengenai kelompok sendiri dan kelompok lain digambarkan dalam studi mengenai hubungan antar kelompok dalam perusahaan yang besar . Pendapat mengenai tujuan dan nilai dua kelompok organisasi dilihat dari anggota sendiri dan dari anggota kelompok lain diperlihatkan dalam Skema 1. Adanya kesamaan persepsi anggota dalam masing – masing kelompok dan perbedaan persepsi dengan persepsi dari anggota dalam kelompok lain.
Meskipun perbedaan komposisi ras antara kedua kelompok dalam studi Alderfer dan Smith mungkin meningkatkan perbedaan persepsi, namun harus diperhatikan bahwa kedua kelompok tersebut mempunyai banyak persamaan. Semua anggota dari kedua kelompok tersebut adalah karyawan dari organisasi yang sama, dan semua mempunyai tingkat yang mirip dalam hirarki manajemen organisasi. Norma – norma adalah standar tidak tertulis mengenai perilaku, nilai dan sikap yang tumbuh dari interaksi antar kelompok. Semakin tinggi rasa kebersamaan suatu kelompok, semakin kuat norma – normanya, dan semakin besar kemungkinannya memaksakan individu mengikuti norma kelompok .
Norma – Norma dalam Organisasi Kelompok
Salah satu arti organisasi adalah sebuah kelompok yang besar dan mempunyai norma – norma yang mempengaruhi perilaku para anggotanya. Norma tersebut merupakan budaya yang kuat dari organisasi. Namun sebagian besar organisasi terlalu besar untuk menjadi kelompok yang mempunyai rasa kebersamaan yang tinggi dan sebagian besar norma – norma yang kuat untuk karyawan sebagai individu berasal dari kelompok formal maupun informal yang lebih kecil.
Kelompok kerja yang mempunyai rasa kebersamaan yang tinggi, standar ini mungkin sama kuatnya ( atau bahkan lebih ) dibandingkan dengan aturan organisasi mengenai masuk kerja. Penyesuaian anggota kelompok dengan norma tersebut adalah bagian dari harga yang harus dibayar sebagai hasil dari diterima menjadi anggota kelompok tersebut.

KESIMPULAN
Organisasi merupakan kumpulan orang-orang yang bekerja secara bersamasama dengan mengunakan sumber daya tertentu untuk berusaha mencapai tujuannya. Dengan kata lain bahwa organisasi itu terdiri dari orang-orang yang bekerja dalam suatu system pencarian tujuan. Dalam mencapai tujuan tersebut maka para anggta-anggotanya akan selalu berinteraksi dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut. Dalam interaksi maka karakteristik tiap individu akan membaur dalam organisasi tersebut sehingga akan menjadi sebuah karakteristik organisasi. Manusia adalah salah satu dimensi penting dalam organisasi. Kinerja organisasi sangat tergantung pada kinerja individu yang ada di dalamnya. Seluruh pekerjaan dalam organisasi itu, para anggotalah yang menentukan keberhasilannya. Sehingga berbagai upaya meningkatkan produktivitas organisasi harus dimulai dari perbaikan produktivitas anggota.
Pada dasarnya keanggotaan kelompok dapat mengubah perilaku individu , pengaruh kelompok ini dapat membuat anggotanya melakukan hal – hal dalam organisasi yang tidak akan dilakukannya jika mereka sendiri. Keanggotaan kelompok ini dapat juga mempengaruhi perilaku anggotanya bila tidak ada anggota lain disekitarnya. Pengaruh terhadap perilaku ini besar sekali terutama dalam kelompok yang mempunyai rasa kebersamaan yang tinggi. Arah yang ditempuhnya sebagian besar tergantung dari norma – norma yang ada dalam kelompok tersebut .
Kohesivitas kelompok mengacu pada sejauh mana anggota kelompok saling tertarik satu sama lain dan merasa menjadi bagian dari kelompok tersebut. Dalam kelompok yang kohesivitasnya tinggi, setiap anggota kelompok itu mempunyai komitmen yang tinggi untuk mempertahankan kelompok tersebut. Kelompok – kelompok yang berbeda dalam hal kohesivitasnya, dan banyak yang tidak pernah mencapai tingkat kelompok yang mempunyai daya tarik tertentu dan komitmen bersama yang merupakan ciri kohesivitas yang kuat. Kohesivitas yang lebih besar terutama berkembang dalam kelompok yang relatif kecil dan mempunyai organisasi yang lebih bersifat kerjasama daripada persaingan. Kesempatan saling berinteraksi antara para anggotanya secara lebih sering membantu berkembangnya kohesivitas kelompok tersebut.

Rabu, 17 November 2010

Tata Krama Dalam Pergaulan

nihh gan ane mau kasih tau gimana cara kita bertata krama dalam pergaulan. ini penting gan soalnya kalo kita gak ada tata krama dalam pergaulan gak ada yang mau deketin kita, emang mau di jauhin orang gara-gara gak ada tata krama.. hehehe
nihh gan langsung aja cekidot :

Tata Krama dan Sopan santun itu dapat kita terapkan dari cara kita berpakaian, mengendarai motor di jalan, cara berbicara dengan orang lain, cara memperlakukan orang lain, cara bersikap, dan lain-lain. Apakah kita termasuik orang yang mempunyai tata krama dan sopan santun?. Bagaimana budaya antre kita yang belum tertib, budaya berkendaraan di jalan raya, sikap kepada orang yang lebih tua dan kepada orang tua kita.

Tata krama dalam pergaulan merupakan aturan kehidupan yang mengatur hubungan antar sesama manusia. Tata krama pergaulan berkaitan erat dengan etiket atau etika. Kata etiket berasal dari bahasa perancisEtiquette yang berarti tata cara bergaul yang baik, dan etika berasal dari bahasa latinEthic merupakan pedoman cara hidup yang benar dilihat dari sudut Budaya, Susila dan Agama.
Dasar - dasar etiket terdiri dari :

1. Bersikap sopan dan ramah kepada siapa saja.
2. Hormat kepada orang yang lebih tua.
3. Memberi perhatian kepada orang lain.
4. Berusaha selalu menjaga perasaan orang lain.
5. Bersikap ingin membantu.
6. Memiliki rasa toleransi yang tinggi.
7. Dapat menguasai diri, mengendalikan emosi dalam situasi apapun.
Jadi pada prinsipnya dalam etiket anda harus ' Selalu berusaha untuk
menyenangkan orang lain '(Always wants to please anybody)'.
Manfaat etiket dalam kehidupan seorang manusia adalah :
1. Membuat anda menjadi disegani, dihormati, disenangi orang lain.
2. Memudahkan hubungan baik anda dengan orang lain (Better Human
Relation).
3. Memberi keyakinan pada diri sendiri dalam setiap situasi
4. Menjadikan anda dapat memelihara suasana yang baik dalam berbagai lingkungan, baik itu lingkungan keluarga, pergaulan, dan tempat dimana anda bekerja.

gitu aja dehh info gw.. kalo ada yg kurang tolong kasih tau tau ^^

Etika Dalam Berperilaku Mahasiswa

Etika dalam Berperilaku Mahasiswa

1. Faktor Kunci Keberhasilan Mahasiswa dalam Belajar

Perlu diingat bahwa tugas mahasiswa adalah belajar. Untuk mencapai keberhasilan, maka perlu diketahui faktor-faktor yang menjadi kunci yakni :

1). Atribut Individu


Atribut Individu/mahasiswa adalah karakteristik yang dimiliki oleh setiap mahasiswa yang menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan mahasiswa dalam belajar. Ada tiga karakteristik yang melekat dalam setiap mahasiswa dengan proporsi yang berbeda-beda yakni :


a. Karakteristik Demografi seperti umur dan jenis kelamin;


b. Karakteristik Kompetensi seperti kecerdasan dan kemampuan;


c. Karakteristik Psikologi seperti nilai, perilaku dan kepribadian.


2). Keinginan Kerja


Keinginan kerja ini artinya keinginan untuk belajar, karena tugas mahasiswa adalah belajar. Selain itu juga harus ada motivasi, baik dari dalam maupun dari luar. Motivasi dari dalam berasal dari diri sendiri untuk berhasil dalam rangka menyongsong masa depan yang lebih baik. Motivasi dari luar berasal dari luar diri sendiri baik berasal dari orang tua atau pihak lain.

3). Dukungan Organisasi



Dukungan Organisasi adalah segala sesuatu yang mendukung kepada mahasiswa untuk memaksimalkan hasil dari belajarUntuk mencapai hasil yang optimal, maka ketiga faktor tersebut harus dimaksimalkan. Kehilangan salah satu faktor saja, maka hasilnya tidak dapat optimal.

Berdasarkan pengamatan terhadap para alumni yang sukses meniti karier di tempatnya bekerja, maka berikut ini saran-saran yang perlu dikemukakan agar saudara juga dapat meraih kesuksesan dimasa depan :



a. Perbanyak Menggunakan Komputer



Komputer adalah benda mati yang diciptakan oleh daya nalar (logika) manusia, karenanya, prinsip kerja komputer sama dengan cara kerja nalar manusia. Komputer tak ubahnya sebagai “pembantu” kerja yang dapat diperintah dengan perintah yang sesuai dengan logika atau nalar. Karenanya, diharapkan mahasiswa untuk sering menggunakannya, maka kesalahan-kesalahan perintah yang mungkin terjadi akan semakin berkurang atau sama sekali tidak akan ada kesalahan. Untuk sering menggunakannya, maka alangkah baiknya jika setiap mahasiswa memiliki komputer pribadi.



b. Memilih Teman



Penyesalan biasanya datang terlambat. Ini banyak dialami mahasiswa yang merasa “tertipu” oleh dirinya sendiri karena salah memilih teman bergaul. Kesenangan sesaat justru menjerumuskan mereka ke kepedihan yang berkepanjangan. Jangan sampai saudara mengalami hal ini.



Pilihlah teman, dan bentuklah kelompok-kelompok belajar yang memiliki jiwa inovatif. Artinya, tidak hanya mengulang pelajaran yang sudah diberikan oleh dosen, melainkan mencari referensi lain yang mendukung pelajaran tersebut, dan kuasai materi berikunya yang akan diajarkan dosen di kelas. Ingat, masa depan saudara tergantung saudara sendiri, dan mulailah dengan bekerja keras dalam belajar sejak dini untuk meraih masa depan.

c. Jangan Mudah Mengeluh



Orang yang sering berkeluh-kesah menandakan kurang memiliki kemampuan. Dalam ilmu psikologi, ada satu alat ukur kemampuan seorang manusia yang disebut dengan adversity quotient (AQ), yaitu daya ketahanmalangan seseorang, yang nilainya diatas IQ (kecerdasan otak) dan EQ (kecerdasan emosi).


Orang yang memiliki nilai AQ tinggi, maka ia tidak mudah mengeluh dan tidak mudah berputus asa walau pada kondisi seburuk apapun. Justru sebaliknya, dengan segala keterbatasan yang dimilikinya, ia mampu berpikir dan bertindak mensiasati diri untuk dapat terus maju. Hal ini terjadi atau dapat dilihat para pengusaha ekonomi lemah yang tetap survive dan maju meskipun krisis ekonomi melanda negara kita.



d. Kembangkan Gairah Membaca dan Menulis



Gunakan waktu-waktu senggang untuk membaca dan menulis yang berkaitan dengan tugas belajar. Keengganan membeli buku dan membaca buku yang berkaitan dengan materi pelajaran yang sedang dijalaninya akan menghambat proses belajar. Mahasiswa pada umumnya sangat gemar meng-copy transparansi dosen, padahal, transparansi itu adalah sarana untuk mengajar, bukan sarana untuk belajar.

Pada semester 6, setiap mahasiswa diwajibkan untuk menulis sebuah penulisan ilmiah, yang setiap kata, kalimat, dan setiap alineanya diperiksa oleh dosen pembimbing dan dosen penguji. Kesalahan dalam memilih kata, mengungkapkan ide dalam kalimat, dan ketidakseimbangan antara satu kalimat dengan kalimat lain di dalam sebuah alinea, merupakan kesalahan yang cukup fatal.

e. Jauhkan Sifat Sombong



Tidak ada satupun manusia yang segala kemampuannya melebihi orang lain.Kesombongan hanya akan menjauhkan diri kita pada kesempatan baik yang semestinya dapat kita raih. Bisa saja, karena sifat sombong kita, teman kita yang tadinya mau mengajak bekerja di perusahaan besar menjadi enggan, teman-teman yang tadinya simpati karena kepintaran kita, menjadi antipati.

Seorang profesor, yang sangat ahli dan sangat menguasai bidangnya, ia tetap tidak bisa sombong, karena, ilmu terus berkembang, dan suatu saat apa yang telah dikuasainya ternyata belum apa-apa, karenanya ia harus terus belajar. Konsep belajar adalah longlife education (belajar seumur hidup), tidak ada hentinya.

f. Miliki Target-target Pribadi

Biasakan memiliki target-target pribadi, misalkan, disemester depan IPK saya harus naik, di tahun kelima saya harus bisa membuka usaha di bidang informatika, dan sebagainya. Untuk mencapai target-target tersebut, maka kita harus memiliki strategi atau siasat-siasat yang mungkin dapat kita kerjakan. Kita harus dapat menilai tentang kemampuan diri kita (apa yang kita miliki, apa kelebihan kita, apa kekurangan kita), selanjutnya kita harus dapat memandang masa depan (apa peluang yang bisa kita raih, apa tantangan yang bakal kita hadapi), dan dari sana kita dapat melakukan manajemen diri (mengatur waktu, mengatasi kekurangan, memilih teman, dan sebagainya).

Dengan memiliki target-target pribadi, maka, jalan hidup kita menjadi lebih terarah, dan kita tahu prioritas apa yang harus dikerjakan terlebih dulu. Bila target itu tidak terpenuhi, maka susun target baru sambil mengintropeksi diri, mengapa target tersebut tidak tercapai, dan benahi.

Dalam rangka menciptakan kehidupan ilmiah yang kondusif di dalam dan di luar lingkungan kampus, maka perlu diketahui etika perilaku sebagai mahasiswa adalah sebagai berikut :

1. Etika pergaulan di lingkungan Kampus
• Berpakaian dan bersepatu rapi di lingkungan kampus
• Menjunjung tinggi nilai-nilai ilmiah
• Mengetahui, memahami dan melaksanakan peraturan-peraturan yang berlaku di lingkungan kampus dan berusaha tidak melanggar
• Memberi contoh yang baik dalam berperilaku kepada adik tingkat, teman setingkat dan kakak tingkat
• Saling menghormati dan menghargai terhadap sesama mahasiswa
• Berperilaku dan bertutur kata yang sopan, baik di dalam kelas dan di luar kelas yang mencerminkan perilaku sebagai mahasiswa dan dijiwai oleh nilai-nilai agama / kepercayaan yang dianut

2. Etika Pergaulan di Luar Kampus
• Menjadi contoh yang baik di lingkungan dimana mahasiswa tersebut berada
• Berperilaku dan bertutur kata yang baik yang mencerminkan sebagai mahasiswa
• Berupaya mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah dipelajarinya di masyarakat sebagai wujud pengabdian
• Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di luar kampus

Kamis, 04 November 2010

Handphone smartfren fasilitas dari Universitas Gunadarma


Pada postingan saya kali ini saya akan membahas tentang fasilitas yang di sediakan oleh universitas gunadarma yaitu handphone smartfren.

salah satu Fasilitas terbaru penunjang perkuliahan mahasiswa universitas gunadarma yaitu dengan meluncurkan pesawat telepon (Handphone) "Smartfren CM100" yang didalamnya terdapat fitur-fitur yang bermanfaat untuk penunjang perkuliahan di universitas gunadarma.

Universitas Gunadarma bekerja sama dengan mobile8, dengan meluncurkan pesawat telepon (Handphone) untuk menunjang perkuliahan mahasiswanya. Handphone ini akan memberikan kemudahan akses bagi mahasiswa nya untuk terhubung dengan layanan universitas dan kemudahan dalam kegiatan perkuliahan.



Fitur Khusus yang terdapat pada Handphone tersebut yaitu UG ONE CLICK
cukup dengan satu klik dari hape frenmu, kamu bisa :
-Absen kehadiran melalui Hape
-Info akademik (cek nilai, jadwal pelajaran, dan ujian)
-Jadwal kursus dan Workshop
-Daftar seminar
-Aktivasi Student site
-Portofolio mahasiswa
-Dan masih banyak lagi info lainnya

Fitur dan Spesifikasi yang terdapat pada handphone "smartfren CM100" :
-CDMA 2000 1X 800 Mhz
- 128 x 160 pixels, 18″ 65K color TFT
- modem capability (speed up to 153.6 Kbps)
- polyphonic RingtonesFM Radio / Multimedia Player
- FM Radio / Multimedia Player
- Brew 3.1.5
- WAP 2.0Brew 3.1.5
- dan T-Flash Card Slot

Paket yang terdapat pada Handphone smartfren CM100 :
-handset
-baterai (kompatibel dengan batre nokia bl4c)
-earphone
-charger + kabeldata (jadi Satu kaya hp2 cina lainnya)
-cd driver
-buku manual
-kartu garansi
-perdana frenduo

Sabtu, 30 Oktober 2010

Test Buta Warna

Pada postingan saya kali ini saya akan membahas tentang test buta warna, ini langsung aja cekidot!

Menurut AL-Ghazali orang yang paling celaka adalah orang yang buta hati!Tp bagaimana jika anda buta warna!wah bisa celaka juga dong. Apalagi jika anda adalah seorang praktisi IT ( Webmaster misalnya ) yang setiap hari bermain dengan warna. Wah apa gara-gara banyak arsitek yang buta warna ya koq sekarang Rumah banyak yang desainnya Minimalis ( warna cuma abu2), wah tambah gak nyambung. Saya sertakan cara mengetes diri anda apakah seorang Buta Warna. Untuk tahu apakah diri anda sebagai penderita buta warna, maka berikut ada beberapa tes.

APAKAH ANDA TERMASUK YANG TERKENA BUTA WARNA ???

PARSIAL ATAU TOTAL ???

coba kamu lihat gambar-gambar untuk test buta warna di bawah ini :

Gambar 1

lihatlah gambar-gambar lingkaran, kotak, dan bintang di bawah ini



Gambar 2

pada gambar ini coba anda temukan gambar sebuah liingkaran dan persegi di bawah ini.



Gambar 3

pada gambar ini temukan gambar persegi dan lingkaran di bawah ini.



Gambar 4

coba anda perhatikan gambar ini dan tebak benda apa yang ada pada gambar berikut





Gambar 5

coba anda tebak apa yang ada di gambar di bawah ini.



Gambar 6

coba tebak lagi apa yang ada di gambar di bawah ini.



Gambar 7

coba tebak sekali lagi apa yang ada di gambar di bawah ini.



nah sudah lihat kan gambar gambar di atas?
kalo sudah ini kesimpulan dari gambar di atas :
gambar 1 :semua orang dapat melihat lingkaran, bintang dan persegi

Gambar 2 :orang dengan mata yang normal dapat melihat lingkaran dan persegi, orang dengan buta warna hanya bisa melihat lingkaran

Gambar 3 :orang dengan mata yang normal dapat melihat persegi dan lingkaran, orang dengan buta warna hanya dapat melihat persegi

Gambar 4 :orang dengan buta warna tidak dapat melihat gambar apa-apa

Gambar 5 :yang ada pada gambar tersebut adalah angka 45

Gambar 6 :yang ada pada gambar tersebut adalah angka 29

Gambar 7 :jika mata normal sebenarnya pada gambar ini bisa dilihat ada dua angka yaitu 5 dan 2, tetapi pada buta warna hanya terlihat angka 2 samar-samar.

nah jadi gimana hasil nya? jika anda dapat melihat gambar-gambar diatas maka anda tidak menderita buta warna, SELAMAT ^^
kalo boleh jujur sebenernya saya yang menulis artikel ini pun tidak lulus dalam melihat gambar tersebut alias saya juga buta warna T_T itulah alasannya kenapa saya buat artikel ini tiba-tiba. tapi tidak apa-apa saya ikhlas dengan apa yang sudah saya milik sekarang. sekian . Thx.

Jumat, 29 Oktober 2010

Studensite Online Gunadarma University



pada postingan saya kali ini merupakan tugas dari mata kuliah softskill yaitu menjelaskan berbagai macam layanan site yang ada di gunadarma, dan saya memilih menjelaskan tentang layanan studentsite Online Gunadarma University.

Student site Adalah fasilitas berbasis web yang diperuntukan bagi semua mahasiswa Universitas Gunadarma yang masih aktif. Dengan fasilitas ini, mahasiswa Universitas Gunadarma dapat berkolaborasi dan saling mendapatkan informasi antar civitas akademika Universitas Gunadarma.
Student site yang telah di launching pada tanggal 23 November 2006. hanya dalam waktu satu minggu sesudah kegiatan sosialisasi di Auditorium Universitas Gunadarma, jumlah mahasiswa yang telah mempergunakan dan mengakses fasilitas terbaru STUDENTSITE hingga mencapai lebih dari 500 orang. luar biasa bukan? selain itu juga student site dapat memantau segala berita akademis yang bersumber dari BAAK Online.
seperti :
1. LOCKER
Seperti Locker pada umumnya yang bisa menyimpan berbagai barang milik pribadi , fitur ini juga menyimpan pesan dari dosen yang bersangkutan yang bisa dilihat dalam Lecture Message. Selain itu juga bisa melihat Jadwal Kuliah, Jadwal Ujian, Rangkuman Nilai dan masih banyak lagi.
2. ADDRESS BOOK
Dapat dimanfaatkan untuk mengelola alamat-alamat e-mail kolega dari mahasiswa yang bersangkutan.
3. CALENDAR
Dapat digunakan mahasiswa untuk mengatur jadwal hariannya seperti layaknya sebuah agenda.
4. FILE MANAGER
Dapat dipergunakan untuk mengelola serta menyimpan semua file-file dokumen.
5. FORUM
Dapat digunakan untuk berkomunikasi dan bertukar pikiran antar mahasiswa mengenai suatu topik yang hangat diperbincangkan dengan rekan-rekannya.


6. POLLS
Masih bersangkutan dengan Forum, fitur ini dapat digunakan untuk mengeluarkan dan mengetahui segala macam pendapat mengenai sebuah topik, peristiwa, maupun fenomena yang terjadi.
7. E-MAIL
Fasilitas e-mail ini mempunyai kapasitas sebesar 100 MB yang dapat digunakan untuk mengatur aktivitas surat menyurat elektroniknya.antara lain yang sudah umum yakni filtering, managing, folder, deleting dan lainnya.
8. BOOKMARK
Dapat dipergunakan untuk mencari informasi melalui internet, terutama jika mahasiswa memiliki situs favorit yang sering dikunjungi.
Dengan adanya fasilitas ini para mahasiswa Universitas Gunadarma dapat lebih praktis dan fleksibel dalam megatur segala aktivitas perkuliahannya. Ayo untuk semua para mahasiswa Universitas Gunadarma untuk segera mengakses fasilitas terbaru ini dan jangan sampai tidak menggunakannya.

Kelebihan STUDENTSITE : mahasiswa dapat mengetahui jadwal kuliah, pesan/tugas dari dosen, dapat mengirim dan menerima email, dal lain-lain.
Kekurangan : Studentsite terkadang suka error dan tidak bisa melakukan LOGIN


bersumber dari :
Gunadarma University

Studentsite Online